19 Serangan Bom dan Penembakan di Kolombia Tewaskan 7 Orang, 50 Warga Terluka

 


Kolombia diguncang oleh 19 serangan bom dan penembakan yang terjadi hampir secara serentak di beberapa wilayah dalam beberapa hari terakhir. Insiden brutal ini menyebabkan 7 orang tewas, termasuk anggota militer dan warga sipil, serta melukai lebih dari 50 orang.

Serangan terjadi di berbagai wilayah seperti Cauca, Arauca, dan Nariño—yang dikenal sebagai zona konflik antara kelompok gerilyawan dan aparat keamanan. Pemerintah Kolombia menyalahkan kelompok pemberontak bersenjata, terutama sisa-sisa FARC dan ELN, atas kekerasan ini.

Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya sebagai “langkah mundur bagi perdamaian.” Ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen pada proses perdamaian, namun tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap kekerasan.

Kondisi keamanan di Kolombia kini menjadi perhatian serius, dengan peningkatan patroli militer dan status siaga di sejumlah wilayah rawan.

Posting Komentar

0 Komentar