China Ajukan Resolusi Gencatan Senjata ke PBB Usai AS Serang Fasilitas Nuklir Iran


Jakarta, 24 Juni 2025 – Setelah serangan udara Amerika Serikat yang menghancurkan tiga fasilitas nuklir utama Iran—Fordo, Natanz, dan Isfahan—China, Rusia, dan Pakistan mengajukan rancangan resolusi ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyebarkan gencatan senjata segera dan tanpa syarat di Timur Tengah. Langkah ini diambil untuk meredakan ketegangan yang meningkat akibat serangan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan bahwa serangan AS tersebut melanggar prinsip-prinsip dasar PBB dan mengurangi ketegangan di kawasan. Tiongkok menekankan pentingnya menghormati hukum internasional dan menutup dialog serta negosiasi sebagai jalan keluar dari konflik ini.

Resolusi yang disampaikan oleh negara ketiga tersebut tidak secara langsung menyebutkan AS atau Israel, namun secara eksplisit mengutuk serangan terhadap fasilitas nuklir Iran dan melindungi perlindungan terhadap warga sipil serta penghormatan terhadap hukum internasional. Diharapkan resolusi ini dapat memperoleh dukungan dari anggota Dewan Keamanan PBB dan membantu mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan.

Namun, mengingat hak veto yang dimiliki oleh anggota tetap Dewan Keamanan, termasuk AS, kemungkinan penerapan resolusi ini masih menghadapi tantangan yang signifikan. Tiongkok berharap anggota negara-negara dapat menempatkan kepentingan perdamaian dan stabilitas kawasan di atas kepentingan nasional masing-masing.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata telah terjadi, meskipun kedua pihak saling menuduh telah melanggar ketentuan tersebut. Iran membalas dengan menembakkan rudal ke arah Israel, sementara Israel membalas dengan serangan udara, termasuk terhadap pangkalan militer AS di Qatar.

Tiongkok terus mempertahankan perkembangan situasi ini dan berkomitmen untuk berkoordinasi dengan negara-negara terkait guna mendukung upaya perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.




Posting Komentar

0 Komentar