Setelah sempat terhenti akibat eskalasi konflik antara Iran dan Israel, maskapai nasional Garuda Indonesia kembali membuka rute penerbangan langsung Jakarta–Doha. Pembukaan kembali rute ini dilakukan setelah meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah dan dibukanya kembali jalur udara internasional yang sebelumnya ditutup untuk alasan keamanan.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyatakan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, serta koordinasi dengan otoritas penerbangan global dan regional. Rute Jakarta–Doha dinilai strategis karena menjadi salah satu penghubung utama bagi penumpang transit ke Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.
Penerbangan perdana dijadwalkan kembali pada awal Juli 2025 dengan frekuensi tiga kali seminggu. Garuda Indonesia akan mengoperasikan pesawat berbadan lebar Airbus A330-900neo yang mampu mengangkut lebih dari 250 penumpang.
Kembalinya rute ini disambut antusias oleh penumpang, terutama jamaah umrah dan pebisnis yang biasa menggunakan jalur tersebut. Garuda Indonesia menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Kondisi yang lebih stabil di kawasan diharapkan dapat mendorong pemulihan sektor penerbangan dan pariwisata secara keseluruhan.


0 Komentar