Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk. Berdasarkan data IQAir per hari ini, ibu kota menempati peringkat ke-6 kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Indeks kualitas udara (AQI) tercatat di atas 160, masuk kategori tidak sehat, dan jauh melampaui batas aman yang direkomendasikan WHO.
Polusi disebabkan oleh kombinasi emisi kendaraan, aktivitas industri, serta minimnya angin dan hujan dalam beberapa hari terakhir. Warga diminta membatasi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker, dan menyalakan alat penyaring udara di dalam ruangan.
Pemerintah DKI Jakarta mengaku terus menjaga kondisi ini dan mendorong penggunaan transportasi publik serta penghijauan kota. Namun, para ahli menilai langkah penanganan polusi masih kurang agresif dan tidak menyentuh akar permasalahan.


0 Komentar