Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali membuat pernyataan kontroversial di tengah memanasnya konflik antara Iran dan Israel. Dalam pidato kampanyenya di Texas, Trump secara terbuka mengecam Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan menyebut bahwa Iran telah “dihajar habis-habisan” dalam serangan militer terbaru oleh Israel.

"Anda tidak bisa sembunyi lagi, akuilah saja — Anda dihajar habis-habisan," kata Trump, Merujuk pada serangan rudal presisi yang diluncurkan Israel terhadap fasilitas militer dan nuklir Iran. Pernyataan ini menegaskan posisi Trump yang mendukung penuh tindakan Israel dalam menghadapi ancaman dari Teheran.

Trump juga menyinggung kebijakan luar negeri pemerintahan Biden yang ia anggap lemah dalam menghadapi Iran. Ia menyatakan bahwa jika dirinya masih bertahan, serangan terhadap Israel oleh Iran tidak akan pernah terjadi.

Pernyataan keras ini menuai beragam reaksi, baik dari kalangan pendukung maupun eksekutifnya. Sementara itu, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap pernyataan Trump.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa isu Iran tetap menjadi senjata politik penting dalam pemilu AS, terutama di kalangan konservatif dan pro-Israel.