Usai dari Qatar, Prabowo Temui Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi

 

Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan rangkaian hukum luar negerinya di kawasan Timur Tengah. Usai melakukan kunjungan kerja ke Qatar, Prabowo bertolak ke Abu Dhabi untuk bertemu Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), pada Minggu (7/9).


Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Keduanya membahas sejumlah agenda strategi, mulai dari kerja sama pertahanan, investasi energi baru, hingga penguatan hubungan perdagangan antara Indonesia dan UEA. MBZ menyampaikan apresiasi atas kedekatan hubungan kedua negara serta komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan.


Tekankan pentingnya memperkuat kerja sama di sektor ekonomi, khususnya investasi UEA di bidang infrastruktur dan energi hijau di Indonesia. Selain itu, peluang pengembangan teknologi keamanan bersama juga masuk dalam agenda diskusi, mengingat kedua negara memiliki kepentingan serupa dalam menjaga keamanan dan keamanan.


Kunjungan ini juga dinilai sebagai sinyal kuat diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo. Dengan terjalinnya komunikasi yang intensif dengan para pemimpin negara Teluk, Indonesia diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama strategis, baik di bidang ekonomi maupun politik internasional.


Selain agenda resmi, Prabowo dan MBZ juga membicarakan hubungan pribadi yang sudah terjalin lama antara keluarga besar keduanya. Hal ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan Indonesia–UEA, tidak hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga dalam hubungan masyarakat.


Lawatan Prabowo ke UEA menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Timur Tengah, sekaligus membuka jalan bagi investasi yang lebih luas demi kepentingan nasional.

Posting Komentar

0 Komentar