Luka Modrić resmi mengumumkan kepergiannya dari Real Madrid setelah 13 tahun membela klub raksasa Spanyol tersebut. Gelandang asal Kroasia ini akan memainkan pertandingan terakhirnya bersama Los Blancos dalam ajang Piala Dunia Antarklub 2025 yang dimulai pada 18 Juni di Amerika Serikat.
Sejak bergabung dari Tottenham Hotspur pada tahun 2012, Modrić telah mencatatkan 590 penampilan dan mencetak 43 gol untuk Real Madrid. Selama periode tersebut, ia meraih total 28 trofi, menjadikannya pemain paling berprestasi dalam sejarah klub. Raihan tersebut meliputi enam gelar Liga Champions, empat La Liga, dua Copa del Rey, dan lima Piala Dunia Antarklub .
Pada tahun 2018, Modrić mencatat sejarah dengan memenangkan Ballon d'Or, memutus dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam penghargaan tersebut. Ia juga menerima penghargaan Pemain Pria Terbaik FIFA pada tahun yang sama.
Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, menyampaikan penghormatan khusus kepada Modrić, menyebutnya sebagai pemain unik dan panutan yang selalu mewakili nilai-nilai klub. Sebagai bentuk penghargaan, klub akan mengadakan acara perpisahan di Santiago Bernabéu pada akhir pekan ini .
Meski usianya hampir 40 tahun, Modrić masih menunjukkan performa impresif dan berencana untuk tetap bermain di level tertinggi. Ia telah menerima tawaran dari berbagai klub di liga top Eropa, termasuk Premier League, Serie A, dan Bundesliga, serta dari klub-klub di Arab Saudi.
Kepergian Modrić menandai akhir dari era lini tengah legendaris Real Madrid yang juga merekrut Casemiro dan Toni Kroos. Kini, kepemimpinan di lini tengah Los Blancos akan diteruskan oleh generasi baru seperti Eduardo Camavinga, Federico Valverde, dan Jude Bellingham.
Dengan warisan 28 gelar dan dedikasi luar biasa, Luka Modrić akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah Real Madrid.

0 Komentar