Depok, 16 Mei 2025 — Sebuah kejadian tawuran yang melibatkan puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Cilangkap, Tapos, Kota Depok, terjadi pada Sabtu, 10 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini melibatkan siswa dari SDN Cilangkap 05 dan SDN Cilangkap 08, dan sempat menghebohkan warga sekitar serta menjadi viral di media sosial.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang dihimpun, tawuran ini bermula dari saling ejek antara dua kelompok siswa yang kemudian berakhir pada perjanjian untuk bertemu dan berkelahi di sekitar Perumahan Laguna 1 dan area makam RW 03, Kelurahan Cilangkap. Beberapa siswa bahkan terlihat membawa penggaris besi panjang saat bentrokan terjadi.
Ketua RW 20 Perumahan Pondok Laguna, Muchban, menyatakan bahwa warga sempat melerai aksi tawuran tersebut.
Tanggapan Pihak Berwenang
Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengonfirmasi bahwa Polsek Cimanggis telah melaksanakan kegiatan mediasi dan pembinaan kepada anak-anak yang terlibat dalam tawuran tersebut. Setiap sekolah diketahui memiliki sekitar 20 siswa yang terlibat dalam kejadian ini.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Depok, Wawang Abdurachman, menyatakan bahwa akan ada pelatihan khusus di sekolah bagi siswa SD yang terlibat. Selain itu, beberapa siswa SMP yang ikut terlibat juga akan mendapatkan pelatihan serupa.
Pemerintah Tanggapan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikannya atas peristiwa ini. Beliau menekankan pentingnya penguatan pengasuhan, pendidikan karakter, dan pengawasan terhadap anak untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Insiden tawuran antar siswa SD di Depok ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan pemerintah, untuk lebih memperhatikan pelatihan karakter dan pengawasan terhadap anak-anak. Langkah-langkah preventif dan edukatif perlu ditingkatkan guna menciptakan lingkungan yang aman dan menguntungkan bagi perkembangan anak.
0 Komentar