Jakarta, 12 Mei 2025 – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi kepada Timnas Indonesia berupa denda sebesar 10.000 Swiss Franc (sekitar Rp179 juta) akibat insiden yang terjadi pada laga melawan China dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Selain itu, dua staf Timnas Indonesia, yakni manajer Sumardji dan asisten pelatih Kim Jong-jin, juga menerima hukuman dari FIFA.
Media Cina Soroti Sanksi FIFA
Media Tiongkok menanggapi sanksi tersebut dengan menyebut bahwa Timnas Indonesia akan mengalami ketakutan menjelang laga krusial melawan Tiongkok pada 5 Juni 2025. Mereka mengomentari bahwa sanksi ini dapat mempengaruhi persiapan dan mental skuad Garuda dalam menghadapi pertandingan penting tersebut.
Latar Belakang Sanksi
Sanksi dari FIFA ini merupakan buntut dari insiden yang terjadi pada pertandingan melawan Bahrain sebelumnya, di mana terjadi pertandingan antara pemain Timnas Indonesia dan ofisial pertandingan. Media China, seperti Sohu, sempat mengklaim bahwa Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan sanksi pengurangan poin dari AFC akibat kejadian tersebut.
Dampak pada Kualifikasi Piala Dunia 2026
Dengan sanksi ini, Timnas Indonesia menghadapi tantangan tambahan dalam upaya mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Pertandingan melawan Tiongkok menjadi sangat krusial, mengingat kedua tim bersaing ketat di Grup C. Media Tiongkok memanfaatkan situasi ini untuk menekan mental Timnas Indonesia, berharap dapat meraih hasil positif pada pertemuan mendatang.
Sanksi dari FIFA ini menambah tekanan bagi Timnas Indonesia dalam perjuangan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan melawan China pada 5 Juni 2025 akan menjadi ujian berat bagi skuad Garuda.

0 Komentar