Anggota DPR RI sekaligus tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian publik setelah mendorong tindakan tegas bagi para pelajar yang kedapatan streaming jam malam. Dalam sebuah pernyataannya, Dedi menyoroti maraknya pelajar yang nongkrong hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas, yang dinilai dapat berdampak negatif terhadap disiplin ilmu dan masa depan mereka.
Sebagai solusinya, Dedi menganjurkan agar siswa yang tertangkap di luar rumah pada jam-jam larut malam didata, lalu dibawa ke sebuah barak semi-militer untuk mendapatkan pelatihan. Di tempat tersebut, para siswa akan dikenalkan dengan kedisiplinan ala militer, seperti bangun pagi, baris-berbaris, dan mengikuti ceramah kebangsaan.
"Ini bukan hukuman, tapi pelatihan. Supaya mereka belajar disiplin dan mengetahui pentingnya masa depan," ujar Dedi dalam sebuah wawancara.
Usulan ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian mendukung langkah tegas tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda, sementara sebagian lainnya pendekatan militeristik dalam menangani permasalahan sosial remaja.
Meski belum menjadi kebijakan resmi, Dedi menyatakan dirinya siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan institusi terkait untuk merealisasikan program tersebut secara bertahap.

0 Komentar