PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) mulai 1 Juni 2025. Di wilayah Jawa dan Bali, harga Pertamax turun sebesar Rp300 per liter, dari sebelumnya Rp12.400 menjadi Rp12.100 per liter .
Penurunan harga ini juga berlaku di beberapa wilayah lain. Di Kalimantan Selatan, harga Pertamax turun dari Rp12.950 menjadi Rp12.700 per liter, sementara di Papua Barat Daya, harganya turun dari Rp12.700 menjadi Rp12.400 per liter .
Selain Pertamax, jenis BBM nonsubsidi lainnya juga mengalami penurunan harga. Pertamax Turbo (RON 98) kini dijual seharga Rp13.050 per liter, turun Rp250 dari sebelumnya Rp13.300. Pertamax Green 95 turun Rp350 menjadi Rp12.800 per liter. Dexlite (CN 51) turun Rp610 menjadi Rp12.740 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) turun Rp550 menjadi Rp13.200 per liter .
Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih kepada konsumen di tengah dinamika harga energi global.


0 Komentar