KH Ahmad Bahauddin Nursalim, atau Gus Baha, menyampaikan bahwa esensi kurban dalam Idul Adha bukan terletak pada jenis atau harga hewan yang disembelih, melainkan pada niat dan kemampuan setiap orang dalam berbagi rezeki. Dalam sebuah ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa jika seseorang tidak mampu berkurban dengan kambing atau sapi, menyembelih hewan lain seperti ayam atau lele dapat menjadi alternatif untuk merayakan hari besar umat Islam tersebut.
Gus Baha menekankan bahwa inti dari Idul Adha adalah merayakan hari makan-makan sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis. Beliau mencontohkan pengalamannya sendiri saat masih merantau di Yogyakarta dan belum mapan secara ekonomi, di mana ia tetap ikut merayakan Idul Adha meski hanya dengan menyembunyikan ayam atau membeli daging setengah kilo.
Namun, Gus Baha juga mengingatkan bahwa menyembelih ayam atau lele bukanlah pengganti kurban yang disyariatkan, melainkan bentuk sedekah atau mayoran untuk ikut merayakan Idul Adha. Beliau menyarankan agar tindakan ini dilakukan secara pribadi dan tidak dibawa ke masjid untuk menghindari kontroversi di masyarakat.
Oleh karena itu, bagi mereka yang tidak mampu berkurban dengan hewan besar, menyembelih ayam atau lele dapat menjadi cara untuk tetap merayakan Idul Adha dengan semangat berbagi dan kebersamaan.


0 Komentar