Waspada! Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Asia Tenggara, Indonesia?


 Kasus COVID-19 kembali melonjak di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Singapura dan Thailand, sejak awal Mei 2025. Lonjakan ini dipicu oleh penyebaran varian baru NB.1.8.1, turunan Omicron, yang dikenal lebih mudah menular meski tidak menyebabkan gejala lebih parah dibandingkan varian sebelumnya.

Di Singapura, kasus mingguan meningkat dari 11.100 menjadi 14.200 pada awal Mei, sementara Thailand mencatat lebih dari 33.000 kasus dalam sepekan, dengan ribuan kasus terjadi di Bangkok. Varian NB.1.8.1 juga telah menyebar ke lebih dari 20 negara dan kini menjadi dominan di beberapa wilayah Asia.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat adanya 7 kasus COVID-19 pada minggu terakhir Mei, dengan tingkat positivity rate sebesar 2,05%. Meski jumlah kasusnya relatif rendah, pemerintah tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menjalankan protokol kesehatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan varian NB.1.8.1 sebagai "variant under monitoring" karena penyebarannya yang cepat. WHO juga mencatat peningkatan aktivitas SARS-CoV-2 secara global sejak pertengahan Februari 2025, dengan tingkat kepositifan tes mencapai 11%, terutama di wilayah Asia Tenggara.




Posting Komentar

0 Komentar