Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, hadir dalam wisuda XVIII Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) Tahun Akademik 2024/2025 di Depok, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025). Selain sebagai pejabat, Rano juga alumni STIPAN dan kader PDIP, yang menyampaikan strategi pesan terkait pentingnya pendidikan politik dan pemerintahan bagi pemimpin publik.
Menurut Rano, latar belakang dunia perfilman membuatnya minim pengetahuan politik dan pemerintahan sebelum bergabung dengan PDIP. Ketika menjabat Wakil Bupati Banten pada tahun 2008, ia mengarahkan partai untuk meningkatkan kapasitas melalui pendidikan formal di STIPAN. Ia menegaskan, “orang yang berkecimpung di dunia politik harus punya ilmu politik, orang yang berkecimpung di dunia pemerintahan harus punya ilmu pemerintahan”.
Dalam pidatonya, Rano menyampaikan bahwa STIPAN bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian negara pada kader PDIP. Lulusan diharapkan menjadi pemimpin yang siap mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Rano mengajak wisudawan untuk memakai gelar sebagai amanah besar dan segera memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa. Ia optimis bahwa kombinasi pendidikan politik dan pemerintahan akan melahirkan generasi pemimpin baru yang mampu menavigasi kompleksitas dan tantangan masyarakat.


0 Komentar