Kedatangan Nico Williams di Barcelona Bisa Geser Posisi Raphinha ke Lini Tengah

 


Kabar bergabungnya Nico Williams dari Athletic Bilbao ke Barcelona menjadi isu hangat jelang musim 2025/26. Meski akan menambah kedalaman skuad, kedatangan winger berkecepatan tinggi ini diprediksi akan menggeser posisi Raphinha dalam skema Hansi Flick .

Raphinha sendiri menyambut positif kedatangan Williams. Ia mengaku siap beradaptasi dan justru melihat potensi posisi rotasi yang menguntungkan. Rencana Flick adalah menempatkan Williams di sayap kiri, Lamine Yamal di kanan, dan memundurkan Raphinha ke peran kreator di zona sentral (“nomor10”) di belakang penyerang utama .

Secara taktik, opsi ini menguntungkan: Williams membawa agresivitas dribel—164 percobaan dribel per 90 menit, masuk dalam persentil ke‑99 LaLiga—yang bisa memperlebar serangan di sayap kiri . Sementara Raphinha, dengan kemampuannya masuk ke kotak penalti dan distribusi bola, akan lebih optimal menjalankan fungsi playmaker.

Model formasi 4‑2‑3‑1 ini dinilai sangat cocok untuk gaya menekan tinggi Flick dan menciptakan serangan lebih dinamis dan variatif. Selain memperkuat lebar serangan, struktur ini juga memudahkan mobilitas pemain gelap seperti Dani Olmo atau pivot gelandang seperti Pedri.

Dengan demikian, meski bergeser dari sayap, Raphinha bisa menjadi pusat kreativitas serangan baru, sementara Nico Williams menambah intensitas sayap. Transformasi ini diharapkan membuat Barcelona semakin tidak mudah terbaca dan lebih tajam musim depan.



Posting Komentar

0 Komentar