Demo Mahasiswa Sukabumi Ricuh, Belasan Pelajar Diamankan Positif Narkoba

 

Sukabumi – Aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di kawasan pusat Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (1/9/2025) berakhir ricuh. Bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian tidak dapat dihindari setelah massa memaksa masuk ke halaman kantor pemerintah daerah.

Kericuhan bermula ketika ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi gabungan menyuarakan tuntutan soal transparansi anggaran daerah dan penanganan kasus lingkungan. Situasi memanas saat sekelompok massa melemparkan botol dan batu ke arah aparat. Polisi akhirnya membubarkan aksi dengan tembakan gas air mata.

Dalam kericuhan tersebut, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga memprovokasi massa. Dari hasil pemeriksaan sementara, sebanyak 15 orang pelajar yang ikut terlibat dalam aksi kedap air positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine di Polres Sukabumi Kota.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Wisnu Prabowo, membenarkan temuan tersebut. "Kami melindungi belasan pelajar yang ikut dalam aksi. Hasil tes urine menunjukkan positif narkoba. Mereka saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tegasnya.

Penemuan ini menimbulkan berbagai pihak. Pihak kepolisian menyatakan akan menyetujui kasus tersebut tidak hanya dari pihak hukum, tetapi juga melakukan koordinasi dengan BNN dan Dinas Pendidikan untuk memberikan pelatihan.

Sementara itu, aksi ricuh mengakibatkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan ringan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat terhenti sebelum akhirnya kembali normal setelah aparat melakukan penyekatan.

Peristiwa ini menjadi catatan serius terkait maraknya penyusupan pelajar dalam aksi pelajar. Pemerintah daerah bersama aparat berjanji akan memperketat pengawasan sekaligus memperluas edukasi bahaya narkoba di kalangan generasi muda.

Posting Komentar

0 Komentar