Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa mundurnya Mees Hilgers dari Timnas Indonesia tidak akan mengganggu fokus skuad Garuda. Menurutnya, keputusan pemain keturunan tersebut adalah hal yang wajar di dunia sepak bola, dan PSSI menghormati pilihan pribadi Hilgers.
Erick menyampaikan bahwa Timnas Indonesia memiliki banyak opsi pemain, baik dari liga domestik maupun diaspora, yang siap mengisi posisi bek tengah. "Kita tidak bisa bergantung pada satu pemain. Masih banyak talenta lain yang siap membela Merah Putih. Jadi tidak ada alasan untuk khawatir," kata Erick di Jakarta, Kamis (4/9).
Mundurnya Hilgers dikonfirmasi setelah sang pemain menyatakan tidak lagi melanjutkan proses bersama Timnas. Faktor pribadi disebut sebagai alasan utama keputusannya. Meski begitu, PSSI memastikan komunikasi dengan Hilgers tetap terjaga dan pintu Timnas akan selalu terbuka jika suatu saat ia berubah pikiran.
Erick juga menekankan pentingnya menjaga semangat tim kolektif. Ia menilai keberhasilan Timnas bukan ditentukan oleh satu individu, melainkan kerja sama dan dedikasi seluruh pemain. “Sepak bola itu tim kerja. Yang terpenting adalah komitmen dan kebanggaan untuk membela negara,” ujarnya.
Sejumlah pengamat menilai mundurnya Hilgers tidak terlalu berpengaruh karena stok pemain belakang Indonesia saat ini cukup melimpah. Nama-nama seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, hingga Elkan Baggott masih menjadi andalan di lini pertahanan.
Dengan sikap tenang Erick Thohir, PSSI berharap isu mundurnya Mees Hilgers tidak melakukan persiapan mengganggu Timnas menghadapi agenda internasional. Fokus utama saat ini adalah menjaga kekompakan tim demi meraih hasil terbaik di kualifikasi Piala Dunia dan turnamen lainnya.
0 Komentar