Kaisar Kiasa DPR Bahas soal PSN: Jika Tata Kelolanya Lemah, Masyarakat yang Rasakan Dampaknya

 

Anggota DPR RI, Kaisar Kiasa, menyoroti pentingnya tata kelola yang baik dalam setiap Strategi Nasional (PSN). Menurutnya, keberadaan PSN seharusnya menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun jika tata kelolanya lemah, justru masyarakat yang akan menanggung dampak negatifnya.


Dalam rapat kerja bersama pemerintah, Kiasa menegaskan bahwa pengawasan dan transparansi harus diperkuat sejak tahap perencanaan hingga implementasi proyek. Ia mencontohkan beberapa kasus keterlambatan, pembengkakan biaya, hingga masalah pembebasan lahan yang sering terjadi. “Kalau tata kelolanya lemah, pembangunan bisa manngkrak dan masyarakat kehilangan kepercayaan. Padahal tujuan utama PSN adalah untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.


Ia menambahkan, DPR memiliki peran penting dalam memastikan setiap PSN berjalan sesuai aturan. Keterlibatan lembaga pengawas, baik internal maupun eksternal, juga harus ditingkatkan agar tidak terjadi spesifikasi anggaran. Kiasa menekankan bahwa PSN tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian angka investasi, tetapi juga harus memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.


Lebih lanjut, Kiasa mengingatkan bahwa masyarakat sering kali menjadi pihak yang paling terdampak jika ada masalah dalam proyek. Misalnya, konflik lahan, pencemaran lingkungan, hingga minimalnya manfaat langsung yang dirasakan warga sekitar proyek. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk melibatkan masyarakat aktif dalam setiap tahap pembangunan.


Menurutnya, keberhasilan PSN harus diukur bukan hanya dari berdirinya infrastruktur fisik, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. “PSN harus benar-benar menjadi solusi, bukan menambah masalah baru. Untuk itu, tata kelola yang transparan dan akuntabel adalah kuncinya,” tutup Kiasa.

Posting Komentar

0 Komentar