Jakarta – Setelah sempat lumpuh akibat dikeluarkan dalam aksi pembekuan beberapa waktu lalu, seluruh gerbang tol yang sebelumnya terbakar dipastikan kembali beroperasi mulai besok pagi. Kepastian ini disampaikan oleh Kementerian PUPR bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) setelah melakukan rapat koordinasi dengan pihak pengelola jalan tol dan aparat keamanan.
Dalam aksi demo yang berakhir di ricuh, beberapa fasilitas tol menjadi sasaran amuk massa, termasuk gerbang tol di kawasan Jakarta, Tangerang, hingga Bekasi. Sejumlah pembayaran rusak parah akibat terbakar, peralatan elektronik hangus, dan marka jalan ikut terkelupas. Kondisi itu sempat menyebabkan tertutupnya akses masuk tol serta kemacetan panjang di jalur alternatif.
Namun, berkat kerja cepat tim teknis, perbaikan darurat berhasil diselesaikan lebih cepat dari target. Gardu tol sementara dipasang, sistem pembayaran elektronik (e-toll) diuji ulang, serta infrastruktur pendukung seperti penerangan dan rambu-rambu jalan diperbaiki. “Kami bekerja siang malam agar layanan bisa kembali normal. Besok pagi semua gerbang tol yang sempat terbakar sudah siap digunakan kembali,” ujar Kepala BPJT, Roni Prabowo.
Meski begitu, pihak pengelola mengakui bahwa perbaikan bersifat sementara. Renovasi total tetap akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol.
Kementerian PUPR juga menegaskan, operasi kembali gerbang tol diiringi peningkatan pengamanan. Aparat kepolisian bersama TNI akan disiagakan di titik-titik rawan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pemerintah berharap masyarakat dapat kembali menggunakan jalan tol dengan aman dan lancar, serta menjaga ketertiban bersama.

0 Komentar