Barcelona gagal tampil maksimal saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di lanjutan Liga Champions 2025. Meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Blaugrana harus puas dengan hasil yang mengecewakan. Dari penampilan para pemain, terlihat jelas ada ketimpangan performa, di mana Pedri menjadi satu-satunya sosok yang berjuang keras, sementara Dani Olmo dan Jules Kounde justru tampil di bawah ekspektasi.
Pedri pantas mendapat pujian. Gelandang muda ini tampil penuh determinasi dengan visi bermain yang tajam. Beberapa kali ia menjadi motor serangan Barcelona, menciptakan peluang, sekaligus membantu bertahan ketika tim ditekan PSG. Konsistensinya di lapangan menjadikan pemain paling menonjol dalam laga tersebut.
Namun, Dani Olmo tampil mengecewakan. Pemain yang diharapkan bisa memberi kreativitas justru tambahan sering kehilangan bola dan gagal menghitung peluang penting. Begitu juga dengan Kounde, yang beberapa kali salah posisi sehingga memberikan celah bagi lini serang PSG untuk menekan pertahanan Barca. Kesalahan-kesalahan mendasar dari Kounde membuat gawang Blaugrana lebih sering terancam.
Sementara itu, lini depan Barcelona juga tampak kurang tajam. Beberapa peluang emas gagal dimanfaatkan dengan baik oleh para penyerang, sehingga membuat perjuangan Pedri di lini tengah terasa sia-sia.
Di sisi lain, PSG tampil solid dengan permainan kolektif yang disiplin. Kemenangan mereka menjadi bukti efektivitas dalam memanfaatkan kelemahan lawan.
Pertandingan ini menampilkan bahwa Barcelona masih punya pekerjaan besar untuk meningkatkan konsistensi tim. Pedri memang bersinar, namun tanpa dukungan seimbang dari rekan-rekannya, Barcelona sulit bersaing di level Liga Champions tertinggi. Fans pun berharap Xavi segera menemukan solusi untuk memperbaiki performa tim sebelumnya.

0 Komentar