FIFA Uji Teknologi Offside Semi-Otomatis di Piala Dunia Antarklub 2025

 


FIFA memperkenalkan teknologi offside semi-otomatis (Semi-Automated Offside Technology/SAOT) pada Piala Dunia Antarklub 2025 yang berlangsung di Amerika Serikat. Teknologi ini dirancang untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi keputusan offside dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), sensor dalam bola, dan kamera pelacak khusus.

SAOT bekerja dengan menggabungkan data dari kamera pelacak yang menyatukan posisi pemain dan bola, serta sensor dalam bola yang mengirimkan data 500 kali per detik untuk menentukan titik kontak saat bola ditendang. Informasi ini kemudian dijelaskan oleh sistem AI untuk mendeteksi potensi offside. Namun, dalam situasi yang kompleks, keputusan akhir tetap melibatkan asisten wasit video (VAR) yang memverifikasi data sebelum keputusan diumumkan.

Selain SAOT, FIFA juga menguji penggunaan kamera tubuh (body cam) pada wasit untuk pertama kalinya dalam turnamen resmi. Rekaman dari kamera ini dapat digunakan untuk meningkatkan transparansi dan pemahaman masyarakat terhadap keputusan wasit.

Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk membuat keputusan offside dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keputusan wasit. FIFA memandang Piala Dunia Antarklub 2025 sebagai ajang penting untuk menguji dan menyempurnakan teknologi ini sebelum diterapkan secara lebih luas di turnamen mendatang.




Posting Komentar

0 Komentar