AstraZeneca Bakal Investasi Rp 815,69 Triliun di AS

 


Jakarta – Perusahaan farmasi multinasional asal Inggris, AstraZeneca, mengumumkan rencana investasi besar-besaran senilai US$ 52 miliar atau sekitar Rp 815,69 triliun di Amerika Serikat. Investasi ini akan difokuskan pada pengembangan obat-obatan inovatif, terutama di bidang onkologi (kanker), penyakit langka, dan imunologi.

CEO AstraZeneca, Pascal Soriot, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar Amerika Serikat sebagai pusat penelitian dan pengembangan bioteknologi global. “Kami ingin menghadirkan inovatif medis yang bisa menyelamatkan jutaan jiwa,” ujarnya dalam pernyataan resminya.

Investasi ini mencakup pembangunan fasilitas penelitian canggih, peningkatan kapasitas produksi biofarmasi, serta kemitraan strategis dengan universitas dan lembaga medis AS. AstraZeneca juga akan memperluas rekrutmen tenaga kerja profesional bidang sains dan teknologi.

Pemerintah AS menyambut baik rencana tersebut, menganggapnya sebagai langkah strategis yang dapat memperkuat ekosistem kesehatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan suntikan dana jumbo ini, AstraZeneca diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak inovasi medis dan mempercepat proses pengobatan berbagai penyakit serius yang selama ini belum memiliki terapi yang efektif.


Posting Komentar

0 Komentar