Jakarta – Polisi terus menyelidiki kematian seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Korban berinisial AH, berusia 40 tahun, ditemukan pada awal pekan ini oleh rekannya yang curiga karena tak dapat menghubunginya.
Pihak kepolisian menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain lakban yang melilit bagian kepala. Untuk mendalami motif kematian, peneliti juga menelusuri kepribadian dan latar belakang kehidupan pribadi korban.
“Kami akan menggali sejarah psikologis, hubungan sosial, serta aktivitas terakhir korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary, Kamis (24/7). Tim forensik juga sedang menganalisis hasil otopsi untuk menentukan penyebab pasti kematian.
Polisi tidak menutup kemungkinan adanya unsur bunuh diri, tetapi masih membuka semua kemungkinan lain termasuk tindak pidana pidana. Sejumlah Saksi telah diperiksa, termasuk keluarga, rekan kerja, dan petugas keamanan gedung.
Kementerian Luar Negeri menyampaikan duka cita atas kedatangan AH dan mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang.


0 Komentar