Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membantah tudingan yang menyebut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merusak hutan. Menurutnya, informasi yang beredar bahwa pembangunan Istana Presiden di IKN yang dilakukan dengan membabat habis hutan tidak benar alias hoaks.
"Kalau dibilang babat hutan, itu salah. Yang kita lakukan adalah pembangunan yang terencana dan ramah lingkungan," ujar Gibran dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (24/7).
Gibran menegaskan, kawasan IKN justru dirancang dengan konsep kota hijau yang mengutamakan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam. Ia menyebut pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ekosistem, termasuk reboisasi dan pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
Ia juga meminta masyarakat lebih cermat dalam menerima informasi terkait IKN. "Jangan sampai termakan berita palsu yang tidak berdasarkan fakta," ujarnya.
Pemerintah, tambah Gibran, berkomitmen menjadikan IKN sebagai ibu kota masa depan yang modern, cerdas, dan ramah lingkungan. Proyek strategi nasional ini terus berjalan sesuai rencana dan pengawasan ketat dari berbagai pihak.


0 Komentar