Ferry Irwandi Heran Dituding Cemarkan Institusi: Emang Saya Ancaman Ketahanan Nasional? Emang Saya Pegang Rudal?

 


Aktivis sekaligus pegiat media sosial, Ferry Irwandi, menanggapi tudingan bahwa dirinya dianggap mencemarkan institusi negara melalui sejumlah pernyataannya. Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan adalah bagian dari kebebasan yang dikemukakan, bukan upaya yang membahayakan ketahanan nasional.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (7/9/2025), Ferry mengekspresikan keherannya terhadap tudingan tersebut. "Emang saya ancaman ketahanan nasional? Emang saya pegang rudal? Saya hanya bicara fakta dan opini, itu pun untuk kebaikan bersama," ujarnya dengan nada heran.

Menurut Ferry, tuduhan yang ditujukan kepadanya tidak masuk akal karena dirinya tidak memiliki kekuatan maupun akses yang dapat membahayakan negara. Ia menilai kritik publik dianggap sebagai masukan, bukan ancaman. “Kalau semua kritik dianggap ancaman, lalu bagaimana rakyat bisa menyampaikan aspirasi?” menambahkan.

Ferry juga menegaskan komitmennya untuk tetap bersuara kritis terhadap kebijakan pemerintah, terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Ia meminta aparat dan pihak terkait lebih bijak menyikapi perbedaan pendapat di ruang publik.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil turut menyuarakan dukungan. Mereka menilai respons Ferry merupakan bentuk perlawanan terhadap upaya membungkam kebebasan berekspresi.

Kasus ini menjadi sorotan karena mencakup batas antara kritik konstruktif dan dugaan pencemaran institusi. Publik menunggu bagaimana pihak berwenang menyetujui pernyataan Ferry dan apakah langkah hukum akan diambil atau tidak.

Meski coraknya kontroversial, Ferry menegaskan dirinya tidak gentar. Ia menyatakan akan terus menggunakan suaranya demi mengawal demokrasi dan kebebasan yang dikemukakan di Indonesia.

Posting Komentar

0 Komentar