Insiden pembobolan mobil menimpa Direktur Imparsial, Gufron Mabruri, ketika dirinya singgah di sebuah rumah makan di kawasan Cirebon, Jawa Barat, Minggu (7/9/2025). Mobil yang ia gunakan ditemukan dengan kaca pecah dan sejumlah dokumen penting dilaporkan raib.
Peristiwa itu terjadi saat Gufron bersama rekannya berhenti sejenak untuk makan siang. Ketika kembali ke area parkir, ia mendapati kaca bagian belakang mobilnya sudah hancur. Barang-barang yang sebelumnya disimpan di dalam kendaraan juga berantakan. Dari keterangan awal, dokumen organisasi dan beberapa perlengkapan pribadi dinyatakan hilang.
“Yang hilang bukan barang berharga dalam bentuk uang atau gadget, tapi dokumen penting yang terkait dengan agenda advokasi,” ujar Gufron dalam keterangannya. Ia menambahkan, peristiwa ini cukup mengingatkan mengingat dokumen tersebut memiliki nilai strategis bagi kegiatan lembaganya.
Pihak Kepolisian Cirebon membenarkan adanya laporan pembobolan mobil tersebut. Tim sudah melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. “Kami akan dalami motifnya, apakah murni kriminal atau ada tujuan lain,” kata Kapolres Cirebon.
Imparsial sebagai lembaga yang bergerak di bidang advokasi hak asasi manusia menilai kejadian ini tidak bisa dianggap remeh. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan menjamin keamanan pegiat HAM di lapangan.
Kasus ini menambah panjang daftar tindak kriminal yang bertujuan aktivisme. Masyarakat pun berharap polisi dapat bergerak cepat agar kejadian serupa tidak terulang.

0 Komentar