Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mengusulkan pembukaan rute baru Transjakarta yang menghubungkan kawasan Sentra Primer Barat, Kembangan, dengan pusat-pusat aktivitas di Jakarta. Usulan ini ditawarkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi umum yang lebih cepat, nyaman, dan terintegrasi.
Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, menjelaskan bahwa kawasan Sentra Primer Barat terus berkembang menjadi pusat bisnis, perumahan, dan perkantoran. Namun, ketersediaan transportasi umum secara massal dinilai masih terbatas. “Mobilitas warga setiap hari semakin tinggi, sehingga diperlukan layanan Transjakarta langsung menuju area ini. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu terlalu banyak transit,” kata Uus, Senin (1/9).
Rute baru yang diusulkan akan menghubungkan Sentra Primer Barat dengan strategi halte-halte, termasuk akses menuju stasiun MRT dan KRL. Pemkot berharap rute ini bisa mengurangi ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi sekaligus menekan kemacetan di jalur utama Kembangan dan sekitarnya.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan akan melakukan kajian lebih lanjut, termasuk pengawasan kebutuhan penumpang serta rekayasa lalu lintas. Jika disetujui, uji coba rute baru Transjakarta ini diperkirakan dapat dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.
Sejumlah warga Kembangan menyampaikan dukungannya. Menurut mereka, keberadaan rute baru akan memangkas waktu perjalanan, terutama bagi pekerja yang setiap hari menuju kawasan Sudirman-Thamrin atau pusat kota.
Dengan adanya usulan ini, Pemkot Jakarta Barat berharap integrasi transportasi publik di wilayah barat Jakarta semakin baik, sekaligus mendukung visi Jakarta menjadi kota yang ramah mobilitas dan berkelanjutan.

0 Komentar