Dianggap Jadi Biang Kekalahan Liverpool, Mohamed Salah Cuma Manusia Biasa

 

Kekalahan Liverpool dari Newcastle United pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 memunculkan banyak sorotan terhadap performa Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir itu dianggap tampil di bawah standar dan menjadi salah satu penyebab kegagalan The Reds meraih poin penuh. Namun, banyak pihak juga menilai bahwa salah hanyalah manusia biasa yang wajar mengalami penurunan performa.


Dalam laga yang berakhir dengan skor 1-2 untuk Newcastle, Salah beberapa kali gagal memanfaatkan peluang emas di gawang depan. Aksinya yang biasanya tajam dan penuh determinasi tampak meredup, membuat fans kecewa. Media Inggris bahkan menyoroti bahwa bintang Liverpool itu mulai kehilangan ketajaman setelah melewati periode padat pertandingan.


Pelatih Liverpool, Arne Slot, pasang badan untuk anak asuhnya. “Salah sudah memberikan segalanya untuk tim. Semua pemain bisa saja punya hari buruk — bahkan pemain terbaik dunia pun tidak selalu sempurna setiap pekan,” ujarnya usai pertandingan. Slot juga menegaskan bahwa Salah tetap menjadi bagian penting dari tim strategi, terutama dalam laga-laga besar mendatang.


Dukungan juga datang dari beberapa klub legenda. Jamie Carragher mengatakan bahwa masyarakat tidak boleh melupakan kontribusi besar Salah selama bertahun-tahun. "Dia manusia, bukan mesin. Kadang tubuh dan mental butuh waktu untuk pulih," ucap Carragher.


Salah sendiri menanggapi kritik dengan tenang. Melalui akun media sosialnya, ia berjanji akan bangkit di laga berikutnya. “Kami belajar dari kekalahan, dan saya akan bekerja lebih keras,” tulisnya singkat.


Meski dikritik, tak ada yang meremehkan dedikasi Salah. Bagi banyak penggemar, sang bintang tetap menjadi simbol semangat dan profesionalisme dalam tubuh Liverpool.

Posting Komentar

0 Komentar