Jakarta — Sebanyak 2.554 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa para pengemudi ojek online (ojol) yang digelar hari ini di sejumlah titik strategis di Jakarta. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap kebijakan perusahaan terkait tarif dan sistem kemitraan.
Pihak kepolisian menyatakan siap menjaga keamanan dan perdamaian selama aksi berlangsung. “Kami mengerahkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres, dan instansi terkait untuk memastikan demo berjalan aman dan tertib,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan yang menjadi titik konsentrasi massa guna menghindari kemacetan. Selain itu, kepada para demonstran, aparat meminta agar aksi dilakukan secara damai dan tidak mengganggu percakapan umum.
“Kami menghormati hak menyampaikan pendapat, namun tetap harus sesuai aturan. Hindari tindakan anarkis atau memblokade jalan,” tambah Kombes Ade.
Aksi demo ojol ini diperkirakan berlangsung hingga sore hari, dengan pusat kegiatan di sekitar Istana Negara dan sejumlah ruas jalan protokol. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan lalu lintas melalui saluran resmi dan mempertimbangkan rute alternatif.

0 Komentar