Mendagri Tito Ungkap Peran Pemda dalam Sukseskan Program PSEL

 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah (Pemda) dalam menyukseskan program Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) yang tengah digalakkan pemerintah pusat. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh regulasi nasional, tetapi juga dukungan penuh dari daerah dalam bentuk kebijakan, anggaran, dan pelibatan masyarakat.


Tito menjelaskan, PSEL merupakan salah satu solusi strategi dalam mengatasi permasalahan sampah perkotaan sekaligus menjawab kebutuhan energi bersih. Namun implementasi di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan, pengelolaan sampah, hingga kesadaran masyarakat. Diangkatnya peran Pemda menjadi krusial.


“Pemda harus aktif menyiapkan infrastruktur dasar, mulai dari pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga, sistem transportasi sampah, hingga memastikan pasokan ke PSEL berjalan lancar. Tanpa dukungan daerah, program ini tidak akan optimal,” tegas Tito dalam rapat koordinasi di Jakarta.


Selain itu, Mendagri juga mendorong Pemda untuk menggandeng sektor swasta dan komunitas lokal dalam pengelolaan sampah. Kolaborasi ini dinilai dapat mempercepat realisasi pembangunan PSEL di berbagai kota besar, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.


Pemerintah pusat, lanjut Tito, akan terus memberikan dukungan berupa regulasi, pendampingan teknis, serta fasilitas pendanaan. Namun, ia mengingatkan bahwa program keinginan sangat bergantung pada konsistensi Pemda dalam menjalankan kebijakan di lapangan.


Dengan keterlibatan Pemda secara aktif, Tito optimistis PSEL bisa menjadi model pengelolaan sampah modern yang ramah lingkungan sekaligus mendukung target bauran energi nasional. “Kita ingin kota-kota besar tidak lagi memikirkan masalah sampah, tapi justru menjadi sumber energi untuk masyarakat,” tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar