PNBP Rinjani Tembus Rp22,5 Miliar, Johan Rosihan Minta Keselamatan dan Konservasi Alam Jadi Prioritas


Jakarta, 2 Juli 2025 – Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Taman Nasional Gunung Rinjani mencapai Rp22,5 miliar sepanjang tahun 2024, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Anggota MPR RI, Johan Rosihan, menilai langkah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat aspek keselamatan dan konservasi di kawasan tersebut.

Johan mengingatkan tragedi tewasnya wisatawan asal Brasil di jalur pendakian sebagai sinyal serius bahwa sistem jaminan masih lemah. Ia menekankan, di era terbuka, kegagalan menjamin keselamatan satu nyawa dapat merusak citra pariwisata nasional.

Mengutip data Balai TNGR, kunjungan ke Rinjani mencapai 189.091 orang, dengan 25,27% di antaranya adalah wisatawan mancanegara . Dengan arus pengunjung besar, Johan menuntut pembangunan infrastruktur seperti titik penyelamatan, gudang penyelamatan di Pelawangan Sembalun, pusat komando 24 jam, serta teknologi modern seperti drone dan panel surya untuk mendukung evakuasi dan pemantauan.

Selain itu, ia mengusulkan pemasangan rambu-rambu jalur rawan, pendidikan awal bagi pendaki, dan penguatan sertifikasi pemandu serta pengawasan operator trekking. Johan menegaskan bahwa keselamatan bukan sekedar biaya, melainkan investasi jangka panjang bagi pariwisata berkelanjutan dan konservasi ekosistem Rinjani.



Posting Komentar

0 Komentar